Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

TRIBUN PAJAJARAN

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:00 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Didunia Internasional selama sebulan belakangan ini sangat memprihatinkan dengan diantaranya adalah
Perang menguasai seluruh sumber daya alam di dunia sedang di jadikan rebutan oleh seluruh kepentingan politik elit international.

Ketakutan amerika dan israel bahwa persatuan negara Brics akan tercipta tandingan kuat untuk melawan kekuatan amerika dan barat para sekutunya. Apalagi china sudah sangat kuat teknologinya dan terbukti amerika tertinggal jauh. Maka tercipta suhu panas politik yang mengganggu ketenangan amerika di bawah bayangan presiden donald trump bersama para sekutunya.

Kehebatannya china telah menjadi pemenang dalam dunia dagang. Semua barang teknologi china telah berhasil merebut pasar dan menjadi pemenang. Dari teknologi kecil sampai teknologi besar dan bernilai baik dari barang rumah tangga sampai mobil dan handphone negara china menguasai semua lapak kelas murah dan toko toko besar berkelas. Dengan dukungan besar investor negara negara kaya yang datang bergabung ke china menciptakan kelas persaingan dagang yang serius dan ditakuti amerika. Maka para elit global melakukan manuver perang melalui trik kotor.

2020 sekenario meruntuhkan ekonomi dilakukan oleh pihak yang sangat marah dan ketakutan agar china bisa bangkrut dan negara negara sekutunya. Karena kurang modal pemaen elit global covid 19 terhentikan dan menjadi hilang begitu saja setelah 3 tahun menjadi teror menakutkan. Memang targednya adalah menakut nakuti masyarakat dunia dan ekonomi terkunci.

Wabah Covid 19 meledak merata menghentikan jalur ekonomi. Korban berjatuhan di seluruh dunia akibat virus covid 19 disebar oleh para ahli virus gelap. Di akhir 2023 covid hilang dan timbul lagi tahun 2025 tetapi gagal.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati masyarakat dunia menyampaikan kepada media. Brics telah berdiri dari tahun 2009 dengan anggotanya
Brasil, Rusia india, China, Afrika Selatan, Ethiopia, Mesir, Iran, Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia bergabung tahun 2025. Menjadi pesaing hebat untuk mengalahkan kepentingan kapitalisme dan kekuatan amerika.

Kesadaran membuat brics akibat dampak hancurnya pasar dagang di timur tengah yang selama ini menjadi dasar pertumbuhan ekonomi. Di pecah belah timur tengah karena memilik stok minyak yang diperebutkan. Di mulai iraq di hancurkan yang memiliki pipa minyak sampai ke rusia dan membantu negara negara miskin agar bisa membangun. Dihancurkan iraq agar minyaknya bisa dikuasai amerika dan digunakan untuk menopang ekonominya. Setelah itu Iran dijadikan targed untuk di kuasai minyaknya yang sangat murah selama ini menopang negara china dan banyak negara di asia tenggara. Terlihat sangat terbuka bahwa perang antara amerika iran adalah dampak iran menopang pembangunan china atau negara negara yang kecil dan sudah sangat lama china melindungi iran dan bekerja sama dengan baik. Bahkan kekayaan minyak iran mampu menjadi BBM termurah di dunia. Amerika yang ketakutan Iran menjadi negara kuat melaksanakan teror dengan perang, bertujuan mengambil atau kuasai minyak di iran. Agar china bersama sekutunya ambruk ekonominya dan tidak bisa menjadi pesaing dagang.

Tidak di duga kemudian venezuela diculik pemimpinnya agar minyaknya bisa di kuasai amerika. Karena perang amerika melawan iran butuh minyak murah dan berlimpah. Maka bisa ditangkap bahwa di balik perang yang dilaksanakan amerika adalah bertuan menguasai SDA di dunia baik Minyak dll.

Israel Raya hanya sebuah konsep bahwa inilah iklan dan kampannye bahwa silahkan adu kuat baik dengan pengaruh politik dan militer amerika israel dengan sekutunya melawan seluruh negara yang tidak pro. Timur tengah dan Seluruh persia mau dikuasai Israel raya. Itulah tujuan di bangun negara israel di timur tengah agar menjadi teror untuk timur tengah dan persia agar SDA atau minyaknya bisa satu pintu di kuasai amerika israel. Anehnya pernyataan mentri pertahanan amerika Mr Hegseith menyampaikan pendapatnya bahwa muslim sunni dan syiah adalah musuh amerika. Padahal seluruh muslim di dunia tidak pernah memerangi amerika dan sekutunya.

Prof Dr Sutan menyampaikan. Marahnya amerika karena berdiri brics menjadi pemicu permainan elit global kapitalis menyetujui perang dan memiskinkan wilayah timur tengah, persia afrika dan asia. Tujuan memiskinkan negara negara yang terbanyak muslimnya adalah target elite global kapitalis agar mudah di teror serta di atur. Tentu SDA akan dikuras habis oleh para kapitalis. Kemudian memiskinkan afrika dan asia agar hanya ada satu jagoan di dunia. Berjudi harga minyak dalam kondisi krisis parah harga minyak antara kapitalis amerika dengan sekutunya bersama iran china dan rusia

Rusia pernah menjadi negara besar bernama uni soviet. Perang saudara memecah belah uni soviet dan tekanan politik kapitalisme yang dipimpin amerika. Amerika tidak mau uni soviet menjadi pesaing teknologi dan ekonomi. Maka hal ini memudahkan amerika menguasai timur tengah, persia afrika dan asia. Untuk mengamankan wilayah timur, rusia menjadi pelopor poros baru yang bernama brics. Guna perdagangan minyak atau energi dunia bisa berimbang dan saling menekan harga minyak agar lebih murah yang semakin mahal di kuasai negara timur tengah bersama amerika. Berjudi harga minyak menjadi cara para elit global yang lagi gelap mata.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menghimbau presiden RI jangan terlibat dengan permainan judi para elite global. Lebih baik netral dan perhatikan ekonomi dan ketahanan negara RI. Tidak perlu keras kepala dan sulit menerima nasehat para orang tua dulu. Gunakan ilmu padi yang berisi. Agar tercipta kemakmuran maka gunakan SDA RI untuk bertahan saat ini, ketika rombongan para gajah sedang berjudi dan beradu perang dipimpin keserakahan atau ketamakan. Hal yang paling berbahaya adalah ketika rakyat sudah tidak percaya kepada pemimpinnya.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Call Center 087719021960

Berita Terkait

Menjaga Marwah Pers Daerah, SWI Jabar Suarakan Transparansi Kemitraan Media di Hadapan Diskominfo Provinsi
Kolaborasi, Kompetensi, dan Konsolidasi: Langkah Strategis SWI Membangun Pers Berkualitas
Silaturahmi SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Komunikasi dan Sinergi Informasi untuk Masyarakat
Menuju Wartawan Berkualitas Nasional, SWI dan UMJ Hadirkan Kolaborasi yang
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi
Bangun Citra Positif, DPC XTC Indonesia Kota Cirebon Rutin Berbagi kepada Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Publik Apresiasi Kapolres Cimahi dan Jajaran, Ungkap 506 Ribu Obat Keras dalam 10 Hari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Menuju Wartawan Berkualitas Nasional, SWI dan UMJ Hadirkan Kolaborasi yang

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:03 WIB

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:39 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

SWI Melangkah Lebih Maju: Profesionalisme, Integritas, dan Green Impact Menjadi Arah Baru

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:10 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:59 WIB

Bela Ketum Bahlil, Fahd El Fouz Arafiq Tegaskan Ormas Golkar Siaga Satu Hadapi Serangan Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji TNI, Langkah Tepat Perkuat Pertahanan Negara

Berita Terbaru