Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

TRIBUN PAJAJARAN

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:12 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Dibalik Penertiban Bangunan yang menyalahi dilakukan masyarakat emang secara kasat mata sangat salah patut diberi sanksi ditertibkan memang itu sudah sangat benar karena seperti dijalan jalan protokol PK5 berjualan hingga menjadi semerawut, lalu diatas kali dibangun jembatan pribadi bahkan di pinggiran kali dibangun rumah kios toko ini sangat tidak baik menghambat arus air akan membuat kali dangkal di musim penghujan menimbulkan banjir, yang korban siapa juga masyarakat dan yang disalahkan siapa pemerintah yang tidak mengatakan penataan benar ruang, diduga ini itu lah ini yang selama ini terjadi ada dalam pemikiran masyarakat sebahagian ya toh kini ditertibkan di seluruh provinsi Jawa barat didaerah kota kab itu sudah sangat benar tapi tidak lancar lancar saja disambut sebagaimana mestinya pemerintah dituding ini itu itu beralasan juga hanya disini mungkin mungkin kedepannya agar antara pemerintah dengan masyarakat duduk bersama memusyawarahkan segala sesuatu program apapun itu yang notanenya berkaitan langsung dengan subyek masyarakat untuk terjadinya saling pengertian satu sama lain hingga timbul kesadaran masyarakat yang salah secara sukarela akan menghukum dirinya sendiri yang bersalah hingga kedepannya mengurangi pelanggaran dilakukan masyarakat apapun bentuknya itu di tengah tengah masyarakat provinsi Jawa barat disemua kota kab Mudahan”, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi. Media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai oposisi Merdeka di bilangan Cijantung jakarta 6/6/2026 via telpon selulernya.

Penataan jawa barat akan membuka ruang yang baik atau keseimbangan antara Alam dan Manusianya. Ruang Air akan lancar dan bermanfaat, tidak terganggu oleh kepentingan sepihak. Akhirnya tidak ada lagi banjir. Begitu pula penertiban bangunan yang tidak sesuai penempatannya atau belum ada perizinannya. Akan mengganggu keseimbangan alam. Hanya saja kesadaran untuk mengikuti peraturan perlu sentuhan istimewa dari sang pemimpin dengan rakyatnya yang di pimpin.

Kebijaksanaan dan keadilan berkaitan kuat untuk menciptakan jawa barat harmonis dan masyarakatnya bahagia. Maka perlu dipikirkan pula agar masyarakat jawa barat tidak lapar. Setidaknya sang pemimpin daerah mampu membuka ruang untuk lapangan pekerjaan agar masyarakatnya tidak lapar

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Bangun Citra Positif, DPC XTC Indonesia Kota Cirebon Rutin Berbagi kepada Masyarakat
SWI Melangkah Lebih Maju: Profesionalisme, Integritas, dan Green Impact Menjadi Arah Baru
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:49 WIB

Aksi Kekerasan Disertai Penjarahan Terjadi di Manggelewa, Satu Warga Jadi Korban

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:54 WIB

Andar Amin Harahap Kawal Penyelesaian Masalah Agraria Melalui Program ATR/BPN

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:17 WIB

Dari PAD Anjlok sampai Utang Honorer, Alasan DPRK Cecar Walikota Subulussalam M. Rasyid Bancin

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:13 WIB

Liburan Massal 54 Kepala SMP Negeri Ogan Ilir ke Lampung Tuai Sorotan, Klarifikasi Muncul, Etika Tetap Dipertanyakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:42 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Merawat Gedung Juang 45 Menteng Jak-Pus Serta Di Fungsikan Kembali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:14 WIB

Perkuat Komitmen Berantas Narkotika, Kalapas Binjai Hadiri Puncak Peringatan HANI 2026 Secara Daring

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:30 WIB

Bangun Citra Positif, DPC XTC Indonesia Kota Cirebon Rutin Berbagi kepada Masyarakat

Berita Terbaru