Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

TRIBUN PAJAJARAN

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:39 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum: Insan Pers Profesional adalah Aset Bangsa.

JAKARTA, – Pertanyaan “masih adakah pers yang nasionalis?” dijawab oleh Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI). Organisasi ini menegaskan masih banyak wartawan dan media yang bekerja secara profesional, idealis, dan mencintai Indonesia, Sabtu (25/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., menanggapi pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyinggung istilah “londo ireng”.

DPP AKPERSI menyatakan menghormati Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Namun organisasi pers berharap setiap penyampaian terkait insan pers disampaikan secara proporsional.

“Kami mengingatkan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak semua wartawan, jurnalis, maupun media adalah ‘londo ireng’. Masih sangat banyak insan pers yang berjiwa nasionalis, idealis, berintegritas, dan profesional,” ujar Rino di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Peran Pers Diatur Undang-Undang

Rino menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, wartawan dan media memiliki fungsi strategis dalam kehidupan berbangsa.

“Pers berfungsi menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, menjalankan kontrol sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan wartawan dan media yang berlandaskan fakta, data, dan kepentingan publik bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah.

“Kritik yang membangun merupakan bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara. Wartawan profesional hadir untuk membantu mengingatkan apabila ada kebijakan yang perlu dievaluasi demi kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia,” tegas Rino.

Ajak Junjung Kode Etik Jurnalistik

DPP AKPERSI mengajak seluruh wartawan, jurnalis, perusahaan media, dan organisasi pers di Indonesia untuk terus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

“Independensi, profesionalisme, serta pemberitaan yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan harus terus kita jaga bersama,” kata Rino.

Di sisi lain, DPP AKPERSI berharap hubungan antara pemerintah dengan wartawan dan media dapat terus dibangun melalui komunikasi yang sehat, saling menghormati, serta memahami peran masing-masing dalam menjaga stabilitas nasional.

“Kami percaya Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen besar untuk membangun Indonesia. Karena itu, wartawan, jurnalis, dan media yang bekerja secara profesional, nasionalis, dan idealis tetap diberikan penghormatan sebagai mitra strategis bangsa,” tutupnya.

Sumber: Humas DPP AKPERSI
Editor: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

“Copot, Periksa, Ganti”: Kritik Warga terhadap Mualem Menguat di Tengah Persoalan Aceh
Publik Apresiasi Kapolres Cimahi dan Jajaran, Ungkap 506 Ribu Obat Keras dalam 10 Hari
Menuju Wartawan Berkualitas Nasional, SWI dan UMJ Hadirkan Kolaborasi yang
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
SWI Melangkah Lebih Maju: Profesionalisme, Integritas, dan Green Impact Menjadi Arah Baru
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Bela Ketum Bahlil, Fahd El Fouz Arafiq Tegaskan Ormas Golkar Siaga Satu Hadapi Serangan Politik
Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji TNI, Langkah Tepat Perkuat Pertahanan Negara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Polemik SMK Dharma Pertiwi Bandung Barat: Ahli Waris Wakaf Mengaku Diabaikan, Komitmen Biaya Bebas Prabayar Dinilai Dilanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:16 WIB

. Perkuat Marwah Jurnalistik, SWI dan LUKW Unitomo Gelar UKW di Kalimantan Selatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:49 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Luruskan Pemberitaan, Kades Margaluyu Tegaskan Perannya dalam Transaksi Tanah 4 Hektar

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Diduga Didorong dan Ditarik Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Kolaborasi, Kompetensi, dan Konsolidasi: Langkah Strategis SWI Membangun Pers Berkualitas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:57 WIB

Sanggahan Belum Final, Berita Sudah Terbit! Tim Suryadi Pertanyakan Transparansi P2K Lae Ikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Netralitas Dipertaruhkan! Pengawas Akui Pelanggaran Sekdes Lae Mbersih, Sanksi Belum Diputuskan

Berita Terbaru